Bagi yang sedang mencari asuransi kesehatan terbaik tentunya dihadapkan pada dua pilihan. Pilihan pertama adalah asuransi kesehatan full cover sedangkan pilihan yang kedua adalah tidak full cover. Sebaiknya mana yang harus dipilih? untuk memilih salah satu dari keduanya tentu harus dilakukan pertimbangan secara matang. Jangan asal pilih bisa jadi ada manfaat yang tidak sesuai kebutuhan atau biaya preminya tidak cocok dengan anggaran yang tersedia. Sebelum menentukan mana yang harus dipilih, sebaiknya ketahui dulu perbedaan antara asuransi kesehatan full cover dengan yang tidak full cover berikut ini.
Asuransi kesehatan full cover
Kelebihan dari asuransi full cover adalah mampu menanggung sebesar 100% biaya sesuai dengan limitnya. Sehingga nasabah tidak perlu lagi mengeluarkan uang sedikitpun saat terjadi darurat medis atau berobat ke rumah sakit. Kekurangan dari asuransi jenis ini yaitu biasanya biaya preminya terbilang mahal serta ada risiko hangus jika tidak digunakan sama sekali. Jadi sangat cocok untuk orang-orang yang memiliki budget lebih, menginginkan proses klaim praktis, hingga mengutamakan kenyamanan total tanpa gangguan sedikitpun.
Asuransi kesehatan tidak full cover
Selain full cover, ada juga asuransi yang tidak full cover atau disebut juga dengan co-share / deductible. Kelebihannya dari sisi premi yang jauh lebih murah namun kekurangannya adalah manfaat yang diperoleh tidak lengkap. Hal ini membuat nasabah harus bijak memilih mana asuransi yang sesuai kebutuhan atau tidak. Nasabah juga biasanya harus menanggung biaya dengan persentase tertentu dari total biaya sesuai kesepakatan dengan pihak asuransi. Asuransi jenis ini cocok untuk orang-orang dengan anggaran terbatas atau sudah punya asuransi lainnya seperti BPJS.
Dari penjelasan di atas sudah dibahas tentang kelebihan dan kekurangan kedua jenis asuransi, mana yang paling dibutuhkan? Jika pilihannya adalah full cover maka berikut ini akan dibahas apa saja yang ditanggung oleh asuransi full cover.
Proteksi rawat inap
Penanganan rawat inap di rumah sakit sudah menjadi tanggung jawab penuh yang akan ditanggung oleh asuransi full cover. Ini sudah mencakup biaya kamar, konsultasi dokter & spesialis, tindakan medis, obat-obatan, dan tindakan operasi. Biasanya juga sudah termasuk rawat inap di instalagi gawat darurat atau ICU jika memang diperlukan.
Proteksi rawat jalan
Selain rawat inap, penanganan nasabah rawat jalan juga ditanggung sepenuhnya oleh pihak asuransi. Cakupannya mulai dari pemeriksaan laboratorium, konsultasi dokter & spesialis, MRI, fisioterapi, hingga rontgen. Ini juga sudah termasuk obat-obatan yang didapatkan setelah berobah sehingga nasabah tidak perlu lagi menyiapkan biaya tambahan sedikitpun untuk berobat rawat jalan sampai sembuh.
Penyakit kritis
Asuransi full cover juga menanggung semua biaya penyakit kritis yang butuh biaya lumayan besar serta butuh pengobatan jangka panjang. Mulai dari penyakit kanker, jantung, gagal ginjal, dan penyakit kritis lainnnya. Selain itu, asuransi juga akan menanggung perawatan khusus meliputi cuci darah, kemoterapi, dan juga radioterapi.
Pengobatan di luar negeri
Ada beberapa asuransi full cover yang menyediakan fasilitas pengobatan di luar negeri. Hal ini dapat dilakukan jika nasabah membutuhkan penanganan kesehatan atau penggunaan teknologi medis yang lebih canggih. Bahkan ada juga perusahaan asuransi yang menawarkan second medical opinion di luar negeri.
Selain di atas, asuransi full cover juga menanggung biaya melahirkan dan juga perawatan gigi serta mata. Itulah daftar manfaat yang akan didapatkan dari asuransi kesehatan full cover. Jadi pilihlah asuransi full cover dari perusahaan asuransi terbaik seperti BCA Life. Salah satu produk asuransi BCA Life adalah Ultima menawarkan pengobatan di seluruh dunia kecuali AS dengan uang pertanggungan tiap tahunnya mencapai 15 miliar ditambah manfaat booster sampai 45 miliar rupiah. Manfaat produk asuransi BCA Life sekarang juga untuk melindungi kehidupan dengan maksimal.

